Penguatan Monitoring dan Pengendalian Dini Penggerek Batang Padi PM-AAS Kec.Wonomulyo
POLEWALI MANDAR-Dalam upaya memperkuat perlindungan tanaman padi dan menjaga stabilitas produksi pangan daerah, BRMP Sulbar bersama Penyuluh Pertanian Kecamatan Wonomulyo dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) BPTPH Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan monitoring dan Pengendalian dini hama penggerek batang padi pada areal kegiatan PM-AAS. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendeteksi secara dini potensi serangan organisme pengganggu tanaman sekaligus memastikan kondisi pertanaman tetap produktif dan sehat.
Pelaksanaan monitoring dilakukan melalui pengamatan intensif di lapangan terhadap tingkat serangan hama, populasi penggerek batang, serta kondisi pertumbuhan tanaman padi pada fase vegetatif hingga generatif. Tim melakukan identifikasi gejala serangan yang menjadi indikator utama keberadaan penggerek batang padi. Hasil pengamatan tersebut kemudian dijadikan dasar dalam menentukan tindakan pengendalian yang cepat dan tepat.
Selain pengamatan lapangan, kegiatan ini juga diisi dengan pendampingan teknis kepada petani terkait strategi pengendalian dini yang efektif dan ekonomis. Pestisida yang digunakan adalah yang berbahan aktif dimehypo karena memiliki cara kerja kontak, lambung, dan sistemik sehingga efektif mengendalikan larva penggerek batang yang berada di dalam batang tanaman. Aplikasi dilakukan sesuai dosis anjuran dan memperhatikan kondisi pertanaman agar pengendalian berjalan optimal serta tetap memperhatikan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).Penyuluh dan POPT memberikan edukasi mengenai pentingnya pengamatan rutin, sanitasi lingkungan pertanaman, pengaturan pola tanam, serta penggunaan pengendalian berbasis ambang ekonomi guna menekan perkembangan populasi hama tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem pertanian.
Sinergi antara BRMP Sulbar, Penyuluh Kecamatan Wonomulyo, dan POPT BPTPH Sulawesi Barat diharapkan mampu memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap serangan hama penggerek batang padi di tingkat lapangan. Melalui kegiatan monitoring dan pengendalian dini ini, petani diharapkan semakin memahami pentingnya pengamatan berkala dan penerapan teknik budidaya yang adaptif sehingga produktivitas tanaman padi dapat terjaga secara optimal dan berkelanjutan.(M)